Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us

New Articles

1 2 3 4 5

Kamis, 11 Maret 2010

Sistem Ekskresi

SISTEM EKSKRESI MANUSIA

  1. 1. GINJAL
è   Bagiannya :
Nefron : Satuan structural dan fungsional ginjal
  1. Nefron Korteks : lengkung henle pendek
  2. Nefron Jukstamedula : lengkung henle panjang
è   Badan Malpighi : Glomerulus, dan kapsula bowman
Proses
Tempat
Hasil Akhir
Filtrasi Glomerulus Urin Primer : air, glukosa, garam-grm,  natrium, kalium, & asam amino
Reabsorpsi a. Obligat Tubulus kontortus Proksimal Urin sekunder : Zat” makanan diabsorpsi, tingkat urea lebih tinggi. Garam” menyesuaikan keadaan osmositas plasma sel.
b. Fakultatif Tubulus kontortus distal. Reabsorbsi air, dengan dipengaruhi hormon ADH , penambahan ion Na+
Augmentasi Tubulus kontortus distal. Penambahan ion hydrogen untuk menetralkan PH urine, penambahan/pengurangan ion Ca2+
è   Faktor pemengaruh banyak – sedikitnya urine:
a)      Banyaknya air yang dikonsumsi
b)      Suhu lingkungan
c)      ADH atau antidieuretik -> dihasilkan hipofisis
d)      Kurangnya hormone insulin
e)      Emosi
è   Penyakit yang berhubungan dengan ginjal :
  • Gagal ginjal              : anuria, yang berujung uremia (masuknya urin kedalam darah)
  • Nefritis                     : peradangan nefron karena bakteri streptococus
  • Diabetes Melitus     : kurangnya hormone insulin, sehingga glukosa tidak tersaring.
  • Diabetes Insipidus   : banyaknya urin karena kurangnya hormon ADH
  • Albuminaria              : terdapatnya albumin/protein lain dalam urine.
  • Kencing Batu            : mengendapnya CaCO3 krn mslah hormone, kurang minum, menahan.
  1. 2. KULIT
è   Epidermis
Stratum korneum,lusidum,granulosum,spinosum,dan basale -> S. Germinativum.
S. Granulosum : granul melanin, (sel pigmen hitam)
S.Korneum : mengalamain deskuamasi (kehilangan sisik)
S.Spinosum & Basal : perbanyakan sel
è   Dermis
Terdapat kelenjar2, keringat diatur oleh hipotalamus.
  1. 3. HATI
Duh, belibet.,,Jadi, intinya gini :
è   Hati -> kelenjar terbesar dalam tubuh, kanan perut.
è   Kuburannya Hemoglobin
è   Hemoglobin di rombak jadi :
a)      Hemin  : Dirombak menjadi bilirubin dan biliverdin
b)      Zat besi dan globin  : Di simpan, atau dikirim ke sumsum tulang merah untuk membuat Hb baru / antibody
è   Bilirubin dan biliverdin teroksidasi, menjadi urobilin
è   Too much amino, hati bakal merombak amino jadi ammonia, ammonia ini akan diurus oleh ORNITIN dan urea . Geetohh
  1. 4. PARU – PARU
Difusi CO2 dari sel – sel ke dalam sel darah, untuk dieksresikan melalui pernapasan.
SISTEM EKSKRESI BINATANG
VERTEBRATA
è   sistem ekskresi ikan :
opistonefros, dikeluarkan melalui kloaka
ikan tawar : urin banyak, O2 dari insang, NH3 ekskresi bersama urin
ikan asin    : urin sedikit, NH3 ekskresi bersama urin
è   sistem ekskresi katak :
opistonefros, zat sisa berupa garam dan cairan dari darah.
Katak jantan, urogenital & ginjal satu saluran, betina tidak.
è   sistem ekskresi reptil :
metanefros, ke kantung kemih, langsung kloaka
è   sistem ekskresi burung :
metanefros, paru – paru, kulit.
Ginjal menyatu dengan urogenital, bermuara di kloaka.
Sisa : asam urat melalui feses, NaCl(l) melalui nares (hidung), dan minyak untuk meminyaki bulu – bulunya.
INVERTEBRATA
è   sistem ekskresi Cacing Pipih :
melalu sel – sel api (solenosit) + cilia
salurannya bernama protonefridium.
è   sistem ekskresi cacing tanah :
setiap segmen memiliki sepasang nefridia.nefiridiom
-> corong terbuka + cilia disebut nefrostom
è   sistem ekskresi serangga :
dengan pembuluh Malpighi.

Related Post



0 komentar:

Poskan Komentar

 

Reader Community